JAKARTA, iNews.id - Ketua Bersama Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Angela Herliani Tanoesoedibjo mengatakan Konvensi RakyatPartai Perindo memiliki perbedaan fundamental. E-Democracy Konvensi Rakyat adalah gagasan yang terlembaga, terarah, dan terukur yang dikemas secara digital.
"Ruang-ruang berdemokrasi di dunia digital sesungguhnya telah ada di berbagai ruang siber atau Internet. Namun, Konvensi Rakyat memiliki perbedaan fundamental, yaitu sebuah gagasan demokrasi digital yang memiliki tempat yang terlembaga, terarah, dan dengan tujuan yang terukur," kata Angela dalam Peresmian Konvensi Rakyat Partai Perindo di Jakarta Concert Hall, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2021).
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparenkraf) itu menambahkan bahwa pencalonan berbasis teknologi informasi untuk meruntuhkan sekat antar kelompok, suku, agama, ras, dan juga kelas ekonomi.
"Pencalonan berbasis teknologi informasi secara alamiah akan meruntuhkan sekat antarkelompok, suku, agama, ras dan juga kelas ekonomi. Inilah yang menjadi semangat dan esensi demokrasi digital bahwa cita-cita, inklusivitas, akuntabilitas, demokrasi substantif dan partisipatif dapat tercapai melalui Konvensi Rakyat," imbuhnya.
Konvensi Rakyat Perindo, Anak Muda Harus Berani Jadi Wakil Rakyat yang Amanah
Terlebih, Indonesia yang akan memasuki bonus demografi diharapkan mampu memberikan peluang bagi generasi muda untuk mewarnai iklim demokrasi yang berlangsung di Indonesia.