Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Sudah Periksa Sopir Taksi Buntut Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Masinis-Petugas Stasiun Besok
Advertisement . Scroll to see content

Komut KAI Wanti-Wanti Kendaraan di Perlintasan: Mobil Melintas saat Kereta Dekat Bisa Picu Mati Mesin

Selasa, 28 April 2026 - 14:16:00 WIB
Komut KAI Wanti-Wanti Kendaraan di Perlintasan: Mobil Melintas saat Kereta Dekat Bisa Picu Mati Mesin
Taksi listrik mogok perlintasan KA dan menyebabkan kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam. (Foto: iNews.id/Aldhi)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Komisaris Utama atau Komut PT Kereta Api Indonesia (KAI) Said Aqil Siradj menyebut kecelakaan kereta api di Bekasi Timur dipicu kelalaian pengendara taksi. Insiden itu melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4/026) malam.

Said menjelaskan jika kendaraan taksi tak mengalami kendala di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur, maka insiden ini bisa dihindari. Ia menyebut mobil taksi mengalami mati mesin tepat di jalur perlintasan kereta. 

"Karena tidak akan terjadi kalau kita hati-hati atau betul-betul waspada. Kalau sudah jelas kereta dekat, mobil itu melintas pasti mati mesinnya. Apalagi mobil listrik, mobil apa, mesinnya mati. Pasti. Karena ada getaran dari mesin lokomotif. Mudah-mudahan tidak terulang lagi," ucap dia. 

Kejadian taksi berhenti di jalur, kata Said, menyebabkan sistem perlintasan mengalami kendala. Sebab, terjadi error pada sistem di kereta api. 

"Nggak, karena ada banyak apa ada taksi itu kemudian yang KRL berhenti maka sensor pun rusak, error," tuturnya.

Sebagai informasi, insiden kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 20.57 WIB. Salah satu penumpang, Munir mengaku kereta yang ia tumpangi berada di Jalur satu mengarah ke Cikarang. 

Menurutnya, kereta yang ia tumpangi sempat berhenti, karena kereta dari arah sebaliknya atau arah Jakarta mengalami tabrakan dengan mobil taksi. Kereta yang ia tumpangi tak bisa melintas karena proses evakuasi kecelakaan itu sedang berlangsung. 

Di saat kereta yang ia tumpangi berhenti, tiba-tiba dari arah Jakarta menuju Cikarang, melaju dengan kencang KA Argo Bromo Anggrek. Kereta Jarak Jauh (KJJ) itu menabrak bagian belakang KRL Commuter yang ia tumpangi, khusus di gerbong khusus wanita.

“Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong,” kata Munir kepada wartawan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut