Kompolnas Sebut Kasus Penyiraman Air Keras Novel Rumit
Kendati belum ada titik terang atas kasus yang menimpa Novel, Kompolnas memandang kasus ini wajib untuk segera diselesaikan, mengingat sudah menjadi perhatian publik.
“Jangan sampai menimpa aktivis lain,” kata dia.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menduga kasus Novel Baswedan ini merupakan teror yang dilakukan teroris yang dibentuk oleh para koruptor. Karena itu, Dahnil mendorong dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).
“Ini persengkokolan paripurna, sekali terungkap bisa buka pandora banyak hal. Jika pelaku terungkap, aktornya siapa bisa diungkap ada apa di belakangna,” tegasnya.
Saat ini, Novel masih menjalani pengobatan matanya. Operasi kedua seharusnya dilakukan pada Oktober, tetapi tidak bisa dijalankan oleh dokter karena selaput mata belum tumbuh seperti yang diharapkan.
Editor: Yudistiro Pranoto