Komisi IX DPR Minta Distribusi Vaksin Lebih Kencang lewat Peran Kepala Daerah
Untuk bulan ini saja, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan Indonesia akan kedatangan sebanyak 62,6 juta dosis vaksin, termasuk vaksin merek Pfizer yang baru datang pekan lalu sejumlah 1,56 juta dosis. Di akhir Agustus ini, Indonesia akan kembali menerima vaksin Pfizer dengan jumlah 4,6 juta dosis yang merupakan hasil kerja sama multilateral vaksin gratis dari Covax.
“Di internal Komisi IX DPR RI, saat rapat dengan Menkes kamipun terus mengupayakan dan memperjuangkan agar distribusi vaksin ini merata dan berkeadilan bagi setiap daerah dan tidak hanya tersentral di Jawa,” kata Ninik.
“Sebagai pimpinan, saya selalu memastikan distribusi dan vaksinasi ini adil bagi semua karena memang menjadi hak setiap warga negara,” sambungnya.
Ninik menegaskan, semakin banyak vaksin yang datang, maka distribusi vaksin juga harus lebih kencang. Menurutnya, percepatan dan tata kelola distribusi vaksin mutlak harus dilakukan agar target herd imunity segera tercapai.
“Bupati maupun Walikota harus lebih pro-aktif agar kebutuhan vaksin dan distribusi vaksin berjalan dengan baik karena saya melihat beberapa daerah yang vaksinasi sangat lambat dikarenakan stok vaksin yang terbatas. Ini poin utamanya,” tegasnya.