Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak
Advertisement . Scroll to see content

Komisi I DPR Tolak Aneksasi Israel di Tepi Barat

Rabu, 01 Juli 2020 - 02:33:00 WIB
Komisi I DPR Tolak Aneksasi Israel di Tepi Barat
Palestina putus hubungan koordinasi keamanan dengan Israel menyusul rencana Tel Aviv mencaplok wilayah berpenghuni di Tepi Barat. (foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi I DPR mengambil sikap tegas terkait aksi Israel di Tepi Barat, Palestina. Komisi yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika serta intelijen ini menentang upaya Israel di Tepi Barat.

Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyari mengatakan komisinya menolak upaya yang merupakan legalisasi penjajahan Israel atas Palestina. "Perampasan Tepi Barat akan menambah daftar panjang pelanggaran hak asasi manusia di Palestina terhadap masyarakat sipil terutama perempuan dan anak-anak," katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Komisi I DPR, menurut dia, mencermati situasi terkini di Timur Tengah terkait rencana aneksasi Israel untuk menduduki dan memperluas pemukiman bagi warga Israel di wilayah pendudukan Palestina. Wilayah tersebut meliputi sebagian besar Lembah Yordan yang merupakan sepertiga dari wilayah Tepi Barat dan Bagian Utara Laut Mati.

Okupasi militer Israel atas wilayah tersebut, Abdul Kharis menilai, tidak hanya akan melibatkan Israel dan Palestina namun semakin mempersulit penyelesaian konflik Palestina-Israel, memperuncing instabilitas kawasan dan berdampak pada situasi global.

"Komisi I DPR memandang aneksasi Israel atas Tepi Barat dan Lembah Yordan adalah cita-cita penjajah Israel untuk menyita seluruh tanah Palestina dan memusnahkan bangsa Palestina," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut