Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat
Advertisement . Scroll to see content

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Jumat, 06 Februari 2026 - 06:53:00 WIB
Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir
Benjamin Netanyahu waswas dengan peningkatan kemampuan militer Mesir (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu waswas dengan peningkatan kemampuan militer Mesir. Dia menyerukan pencegahan peningkatan kekuatan militer Mesir yang berlebihan karena bisa menjadi ancaman baru bagi Israel.

"Militer Mesir sedang membangun kekuatan, dan ini perlu dipantau," kata seorang sumber pejabat Israel kepada surat kabar Hayom, menirukan pernyataan Netanyahu, dikutip Jumat (6/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu saat diskusi tertutup di komite luar negeri dan pertahanan parlemen Knesset.

"Kita memiliki hubungan dengan Mesir, tapi kita harus mencegah peningkatan kekuatan militer berlebihan," ujar Netanyahu, lagi.

Laporan Hayom juga mengungkap, terlepas dari ketegangan itu, Israel dan Mesir menandatangani perjanjian gas senilai hampir 35 miliar dolar AS pada 17 Desember 2025. Netanyahu saat itu mengumumkan, pemerintahnya menyetujui kesepakatan gas dengan Mesir menggambarkannya sebagai yang terbesar dalam sejarah Israel. 

Mesir dan Israel menandatangani perjanjian perdamaian di Washington DC pada 26 Maret 1979, menyusul Kesepakatan Camp David pada 1978. Perjanjian tersebut mengakhiri perang antara kedua negara, menormalisasi hubungan, dan penarikan penuh pasukan militer dan sipil Israel dari Semenanjung Sinai, yang ditetapkan sebagai zona demiliterisasi berdasarkan perjanjian tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut