Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK: Gaji Hakim Naik Bisa Tekan Korupsi, tapi Tergantung Orangnya
Advertisement . Scroll to see content

Ketua PN Depok Minta Rp1 Miliar untuk Urus Sengketa Lahan, Dibayar Rp850 Juta

Sabtu, 07 Februari 2026 - 07:26:00 WIB
Ketua PN Depok Minta Rp1 Miliar untuk Urus Sengketa Lahan, Dibayar Rp850 Juta
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan ada permintaan uang Rp1 miliar dalam pengurusan sengketa lahan di PN Depok. (Foto: Nur Khabibi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap permintaan uang sebesar Rp1 miliar dalam perkara yang menyeret pimpinan Pengadilan Negeri (PN) Depok terkait pengurusan sengketa lahan. Namun, total yang dibayar hanya Rp850 juta.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penurunan jumlah uang tersebut terjadi usai adanya negosiasi.

“TIm juga memantau pergerakan saudara ALF yang merupakan staf keuangan dari PT KD (Kabhara Digdaya) mengambil uang senilai Rp850 juta sesuai dengan kesepakatan dari pihak PT KD dengan pihak PN ya, yang itu sudah dinego dari semula harga atau senilai Rp1 miliar,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (6/2/2026) malam.

Budi menyebutkan, uang ratusan juta tersebut dicairkan dari salah satu bank di Cibinong dengan dasar transaksi fiktif. Sejalan dengan itu, tim KPK juga memantau pergerakan Trisnado Yulrisman selaku Direktur Utama PT Karabha Digdaya (KD), serta aktivitas dari pihak PN Depok.

Baik pihak PT KD maupun PN Depok kemudian sepakat bertemu untuk penyerahan uang di kawasan Emerald Golf Tapos. Tim KPK memantau pergerakan tiga kendaraan hingga akhirnya sekitar pukul 19.00 WIB terjadi penyerahan uang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut