Kesulitan Bahan Baku Impor, Pengusaha Minta Pemerintah Beri Relaksasi
"Kami sih berharap akan muncul inovasi-inovasi baru di setiap kesulitan, termasuk kesulitan bahan baku yang saat ini kami hadapi," kata dia.
Kejagung Tetapkan Pengusaha Samin Tan Tersangka Korupsi Pengelolaan Tambang
Bicara soal ketersediaan bahan baku, memang menjadi isu bagi dunia usaha saat perang di Timur Tengah berkecamuk. Seperti industri tekstil di sektor hulu, yang memprediksi stok bahan baku hanya cukup beberapa pekan sejak perang dimulai.
"Kalau untuk saat ini belum ada pengaruh karena stok bahan baku kita yang berasal dari Timteng yaitu MEG masih ada untuk 2-3 Minggu ke depan," ucap ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wirawasta kepada iNews Media Group pada 10 Maret 2026.
Di awal masa perang AS-Israel dan Iran, kenaikan harga bahan baku dan tingkat ekspor menjadi isu. Hal ini tak terlepas dari ketidakpastian keamanan kawasan yang mempengaruhi jalur perdagangan.
"Harga PX, PTA dan MEG di pasar spot sudah naik, PX sudah diatas 1000 dolar AS/ton, PTA sudah diatas 750 dan MEG sudah di atas 600. Untuk ekspor saat ini terkendala biaya logistik khusus ya yang ke Timteng dan Eropa yang naik sekitar 25 persen karena ditambahkan biaya resiko," ujar Redma.
Editor: Aditya Pratama