Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza: Tidak Ada Mandat PBB
Advertisement . Scroll to see content

Kemenlu Buka Suara soal Narasi Dewan Perdamaian Bentukan Trump Terlibat Konflik AS-Israel dengan Iran

Senin, 02 Maret 2026 - 15:43:00 WIB
Kemenlu Buka Suara soal Narasi Dewan Perdamaian Bentukan Trump Terlibat Konflik AS-Israel dengan Iran
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Achmad Mulachela buka suara terkait narasi BoP terlibat konflik AS-Israel dengan Iran. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI buka suara terkait ramai narasi bahwa negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (Bop) terlibat konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. 

Hal itu seperti yang diunggah dalam akun Instagram @adian_napitupulu. Dalam unggahan itu, terdapat foto Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang disandingkan dengan foto Presiden RI Prabowo Subianto.

Di bawah foto itu disematkan kalimat, “Hari ini dua negara teman Indonesia di BoP menyerang Iran, situasi yang sulit dipahami.” Serta caption bertuliskan, "Board of Peace atau Board of War!?”

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Achmad Mulachela menegaskan konten tersebut mengandung unsur diseminasi, fitnah, dan kebencian (DFK). Bahkan, unggahan tersebut mencoba menggiring bahwa keberadaan BoP bukan untuk urusan perdamaian, melainkan perang.

Padahal, kata Vahd, BoP tidak memiliki kaitan konflik AS-Israel dengan Iran. Pendirian BoP juga bukan sebagai wadah pertemanan antarnegara yang sepaham, melainkan ruang perundingan yang mempertemukan berbagai pihak dengan pandangan berbeda, sebagaimana praktik diplomasi yang tercatat dalam sejarah.

“Tujuan keanggotaan Indonesia di BOP adalah untuk mendorong penghentian kekerasan dan perlindungan warga sipil,” kata Vahd dikutip Kamis (22/1/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut