Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Respons Praperadilan Asrul Azis: Penggeledahan Kasus Kuota Haji Sesuai Aturan
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Korupsi Pembangunan Gedung IPDN Minahasa, KPK Tahan Eks Pejabat Adhi Karya

Rabu, 10 November 2021 - 16:43:00 WIB
Kasus Korupsi Pembangunan Gedung IPDN Minahasa, KPK Tahan Eks Pejabat Adhi Karya
Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Dono Purwoko (Foto : Raka Dwi Novianto)
Advertisement . Scroll to see content

Pertemuan  tersebut  dihadiri  oleh  perwakilan  dari  Kementerian  Dalam  Negeri, perusahaan  konsultan,  dan  perusahaan  kontraktor,  yang  salah  satunya    adalah  PT.  Adhi Karya. Pertemuan lanjutan beberapa kali dilaksanakan  di kantor  PT.  Adhi Karya yang  dihadiri oleh  pihak PT.  Adhi Karya  dan  pihak  Kemendagri  untuk  membahas  lebih  rinci  terkait  proses  lelang.

"Hasil dari  pertemuan  tersebut  kemudian  disepakati  bahwa  pengerjaan  proyek  pekerjaan konstruksi  pembangunan  gedung  kampus  IPDN  di  Kabuapten  Minahasa  Sulawesi  Utara akan  dilaksanakan  oleh  PT  AK,  disertai  adanya  komitmen  berupa  pemberian  sejumlah uang  dalam  bentuk  fee  proyek  untuk  pihak  Kemendagri  yang  dimasukkan  dalam Rencana  Anggaran  dan  Biaya  (RAB)  Pekerjaan  Pembangunan  Kampus  IPDN  di Sulawesi  Utara  TA  2011," kata Karyoto.

Terkait  pemberian  fee  proyek  tersebut,  lanjut Karyoto, dimana  telah  disetujui  oleh  Dono dan  atas perintahnya  kemudian  dicantumkan  dalam  surat  penawaran  PT.  Adhi Karya.

Sekitar  Desember  2011, Dono  diduga  mengajukan  pembayaran  pelaksanaan pekerjaan  mencapai  100%  kepada  Dudy Jocom, namun  progres  pekerjaan  baru  terlaksana  89%. 

"Ditindaklanjuti  lagi  oleh  DJ  dengan  memerintahkan  Panitia  Penerima  Barang menandatangani  Berita  Acara  Serah  Terima  Barang  yang  tidak  sesuai  dengan  kondisi di  lapangan," kata Karyoto.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut