Julius Ibrani Bongkar Akar Kegagalan Kinerja Polri, Apa Itu?
JAKARTA, iNews.id - Ketua Badan Pengurus Indonesia Risk Centre Julius Ibrani mengungkap penyebab kegagalan kinerja Polri. Dalam beberapa bulan terakhir terdapat sejumlah kasus yang melibatkan polisi.
"Akar masalah ini kaitan dengan fungsi Polri itu sendiri. Kita nggak bisa pungkiri 16 plus-plus fungsi Polri berdasarkan kewenangan itu artinya setiap hari mereka ada di sekitar kita di seluruh aspek sehingga
potensi kesalahan kegagalan kinerja ada di seluruh titik, tiap hari masyarakat menghadapi itu," ucap Julius di Interupsi iNews TV, Kamis (26/2/2026).
Ia pun menjelaskan hal itu terjadi karena kurangnya pengawasan dan koordinasi. Akibatnya, terjadi miskoordinasi di lapangan. Ia pun mencontohkan kasus anggota Brimob yang menganiaya siswa hingga tewas di Tual.
Aniaya Pelajar hingga Tewas Anggota Brimob Bripda Masias Dipecat dari Polri
"Pertama Polri kurang menyadari banyaknya kewenangan itu dan banyaknya pasukan di lapangan itu minim pengawasan dan minim komando dari atas ke bawah sehingga diskresi di lapangan miskoordinasi di lapangan tidak memahami perannya," ungkap dia.
Akibatnya, kata Julius, masyarakat kini menghadapi budaya kekerasan dan militerisme. Oleh karena itu, ia mendorong target perbaikan setiap hari di institusi Polri
Terungkap! Dosa Bripda Mesias, Anggota Brimob Polda Maluku yang Dipecat Polri
"Masyarakat menghadapi kultur kekerasan, kultural militerisme yang terus diterapkan. Selama ini belum berjalan, belum ditargetkan, target hari ini apa yang diubah, apa yang ditindak dan bagaimana ini harus continue," ujar Julius.
Editor: Puti Aini Yasmin