Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Relawan Sebut Isu Ijazah Jokowi Sengaja Dibuat Panjang untuk Jatuhkan Pengaruh di 2029
Advertisement . Scroll to see content

Isu Rp20 Miliar untuk RJ Kasus Ijazah Palsu, Peradi Bersatu: Jokowi Tak Pernah Menawarkan

Jumat, 10 April 2026 - 06:09:00 WIB
Isu Rp20 Miliar untuk RJ Kasus Ijazah Palsu, Peradi Bersatu: Jokowi Tak Pernah Menawarkan
Sekjen Peradi Bersatu Ade Darmawan menjelaskan Presiden ke-7 RI tak pernah menawarkan RJ. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) belakangan ini diterpa isu adanya uang yang akan didapatkan oleh para pihak tertentu bila bersedia mengajukan Restorative Justice (RJ). Tak tanggung-tanggung, nominal yang beredar bisa mencapai Rp20 miliar.

Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan menegaskan Jokowi tidak pernah menginstruksikan para relawan agar membujuk para tersangka untuk mengajukan RJ. Kepada relawan, Jokowi hanya menyatakan akan mengikuti proses hukum kasus ini. 

"Tidak ada niatan Bapak Insinyur Joko Widodo itu untuk menyampaikan kepada seluruh relawannya untuk melakukan, 'eh, bawa mereka (tersangka) restoratif' tidak ada. Sifatnya Bapak Insinyur Joko Widodo adalah dia mengikuti proses hukum," kata Ade dalam program Interupsi di iNews TV, Kamis (9/4/2026).

"Bapak Insinyur Joko Widodo sekarang, ya kan, tidak pernah menawarkan yang namanya Restorative Justice, titik," imbuhnya.

Menurutnya segelintir orang yang membujuk tersangka untuk mengajukan RJ, ia anggap sebagai calo. Dalam candaannya, Ade bahkan menyebut dirinya juga ingin menjadi calo karena bisa mendapatkan uang apabila berhasil membujuk tersangka mengajukan RJ.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut