Ini 4 Instruksi Jokowi untuk Dorong Penciptaan Lapangan Kerja
"Nah, di sini mestinya juga bisa melakukan itu. Menteri kalau mau mengeluarkan satu permen (peraturan menteri), (harus) mencabut 40 permen karena permen kita di sini terlalu banyak," ucapnya.
"Tolong ini nanti dikaji lagi. Keluar satu permen, potong berapa permen. Kalau Amerika, sekali lagi, satu memotong dua," uap Jokowi.
Kedua, Jokowi menginginkan agar reformasi di bidang regulasi tersebut diikuti dengan reformasi birokrasi yang ada di kementerian maupun lembaga. Keduanya diharapkan dapat berjalan beriringan dan mengubah cara kerja, pola pikir, hingga mengubah orientasi prosedur menjadi orientasi hasil.

Sebaik apapun regulasi, kata dia, jika orientasi birokrasi belum berubah juga akan menjadi masalah yang berkaitan dengan sumbatan.
Ketiga, meminta Menteri Dalam Negeri untuk menata hubungan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Pemerintah daerah diharapkan dapat satu visi dengan pemerintah pusat dan memahami urgensi mengenai penciptaan lapangan kerja di seluruh Indonesia.