Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Pesawat Mendarat Darurat di Jalan Raya Hantam Mobil
Advertisement . Scroll to see content

Dokumen Ungkap Penyebab Kematian Predator Seks Jeffrey Epstein Bukan Bunuh Diri, Dibunuh?

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:01:00 WIB
Dokumen Ungkap Penyebab Kematian Predator Seks Jeffrey Epstein Bukan Bunuh Diri, Dibunuh?
Fakta baru yang mengejutkan mengenai penyebab kematian Jeffrey Epstein, miliarder AS pelaku kejahatan seks, diungkap kejaksaan New York (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Fakta baru yang mengejutkan mengenai penyebab kematian Jeffrey Epstein, miliarder Amerika Serikat (AS) yang duduk di kursi pesakitan terkait tuduhan perdagangan manusian dan kejahatan seksual terhadap anak perempuan di bawah umur, diungkap oleh kantor Kejaksaan Kota New.York.

Epstein, sosok yang menghebohkan dunia, dinyatakan meninggal pada 10 Agustus 2019 di selnya di New York, saat menunggu persidangan kasusnya.

Namun, setidaknya dua dokumen siaran pers yang dikeluarkan Kejaksaan New York terkait kematian Epstein, termasuk tertanggal sehari sebelum pengumuman resmi kematiannya, tidak menyebutkan bunuh diri sebagai penyebab.

"Pagi ini, Lembaga Pemasyarakatan Manhattan mengonfirmasi bahwa Jeffrey Epstein, yang sedang menghadapi dakwaan yang diajukan oleh kantor ini (kejaksaan) karena terlibat dalam perdagangan seks anak di bawah umur, ditemukan tidak sadarkan diri di selnya, kemudian dinyatakan meninggal tak lama kemudian," kata mantan Jaksa Agung AS untuk Distrik Selatan New York, Geoffrey Berman, dalam siaran pers tertanggal 9 Agustus 2019.

Secara total, berkas yang baru dirilis berisi lebih dari 20 versi draf pernyataan Berman tentang kematian Epstein, dengan hampir semuanya bertanggal 10 Agustus, meski dua dokumen tertanggal 9 Agustus.

Pada 2019, Epstein didakwa di AS dengan tuduhan perdagangan seks anak di bawah umur serta berkonspirasi melakukan perdagangan manusia, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 40 tahun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut