Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kendaraan Listrik Tak Terbendung, Hilirisasi Nikel Jadi Senjata Utama Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Hilirisasi Nikel Mendesak, Indonesia Kejar Kedaulatan Energi di Tengah Gejolak BBM Global

Senin, 13 April 2026 - 12:52:00 WIB
Hilirisasi Nikel Mendesak, Indonesia Kejar Kedaulatan Energi di Tengah Gejolak BBM Global
Di tengah tekanan energi global, Indonesia justru memiliki modal strategis berupa cadangan nikel melimpah, komoditas kunci dalam pengembangan baterai EV. (Foto: FINI)
Advertisement . Scroll to see content

“Urgensi pembangunan supply chain EV berbasis nikel di Indonesia sebetulnya telah terasa cukup tinggi sejak 2–3 tahun terakhir, sejalan dengan peta jalan dekarbonisasi pemerintah menuju Net Zero Emission 2060,” ujarnya, dalam keterangan pers dilansir Senin (13/4/2026).

Dalam lima tahun terakhir, industri nikel nasional mengalami perkembangan signifikan. Produk yang dihasilkan tidak lagi terbatas pada nickel pig iron (NPI), tetapi sudah merambah ke produk bernilai tambah seperti Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), nickel sulphate, cobalt sulphate, hingga precursor cathode active material (PCAM).

Perkembangan ini memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global kendaraan listrik yang terus berkembang pesat. Mordekhai menyebut Indonesia kini berada dalam posisi strategis dalam ekosistem EV dunia.

“Indonesia saat ini berada dalam posisi yang sangat strategis dalam rantai pasok EV global,” katanya.

Keunggulan tersebut didukung besarnya cadangan nikel nasional serta pengembangan teknologi pengolahan, khususnya smelter berbasis high pressure acid leach (HPAL). Teknologi ini menjadi tulang punggung dalam produksi bahan baku baterai kendaraan listrik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut