Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenhub Izinkan Fuel Surcharge Naik, Harga Tiket Pesawat ke Bali Tembus Rp2,38 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Harga Tiket Pesawat Domestik Naik, AHY Singgung Tekanan Perang di Timur Tengah

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:21:00 WIB
Harga Tiket Pesawat Domestik Naik, AHY Singgung Tekanan Perang di Timur Tengah
Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Dok. Kemenko IPK)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merespons terkait kenaikan harga tiket pesawat di Tanah Air. Menurutnya, potensi penyesuaian tarif penerbangan dipengaruhi oleh situasi geopolitik yang penuh tantangan.

AHY menjelaskan, tekanan perang dan ketegangan geopolitik, salah satunya yang terjadi di Timur Tengah telah memicu lonjakan harga energi global. Kondisi ini berdampak langsung terhadap sektor transportasi, termasuk industri penerbangan yang sangat bergantung pada biaya energi.

"Memang inilah tantangan yang harus kita hadapi bersama. Dunia saat ini masih berada dalam tekanan perang dan geopolitik yang berdampak pada energy market dan harga energi global. Dampaknya tentu merambat ke berbagai sektor, termasuk transportasi dan penerbangan," ucap AHY, Minggu (17/5/2026).

AHY menambahkan, pemerintah menyadari bahwa penyesuaian harga tiket pesawat dapat berdampak pada masyarakat. Namun, langkah ini dinilai sebagai konsekuensi dari meningkatnya biaya operasional akibat kenaikan harga energi dunia.

"Oleh karena itu, negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, harus mengambil langkah-langkah yang tidak mudah. Penyesuaian ini memang berdampak pada masyarakat, tetapi harus dilakukan karena meningkatnya harga energi dunia, termasuk untuk sektor penerbangan," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut