Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo bakal Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu Filipina, Bahas Dampak Perang AS-Iran
Advertisement . Scroll to see content

Habib Rizieq Tuding ‘Jenderal Baliho’ jadi Pembisik Prabowo, Dudung: Ulama Itu Meneduhkan

Selasa, 05 Mei 2026 - 14:03:00 WIB
Habib Rizieq Tuding ‘Jenderal Baliho’ jadi Pembisik Prabowo, Dudung: Ulama Itu Meneduhkan
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman buka suara terkait tudingan Habib Rizieq terkait ‘Jenderal Baliho’ jadi Pembisik Presiden Prabowo. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman buka suara terkait sindiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab bahwa ada ‘Jenderal Baliho’ sebagai pembisik di balik pidato Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan bahwa ulama seharusnya meneduhkan. 

“Oh, yang Presiden katanya kabur ke Yaman itu karena di belakangnya ada Jenderal Baliho itu kan? Ya, kalau menurut saya, antara saya dengan Habib Rizieq sudah nggak ada masalah sebetulnya,” ujar Dudung kepada awak media di Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026). 

Dudung kemudian mengingatkan kepada Rizieq, ulama itu memberi pesan yang meneduhkan, tidak membuat pernyataan gaduh. Ia pun membantah bahwa pernyataan Prabowo kabur saja ke Yaman itu adalah bisikan darinya.

“Marilah kita bangun bangsa ini dengan keteduhan, dengan tidak memprovokasi. Saya lihat bahasa-bahasanya tidak pernah berubah, bahasa-bahasa lama dengan sekarang itu ya," kata dia.

"Kalau dikatakan sebagai ulama, ulama itu yang selalu meneduhkan, berpikir jernih, matanya tidak pernah merendahkan orang lain, mulutnya tidak menjelekkan orang lain, hatinya juga dia tidak berprasangka buruk kepada orang lain, dan tangannya juga tidak dikotori dengan hal-hal yang tidak baik. Makanya jaga mata, jaga hati, dan jaga mulut,” sambung Dudung. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut