Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Panggil Purbaya hingga Menkeu Era Soeharto ke Istana, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Habib Rizieq Tuding ‘Jenderal Baliho’ jadi Pembisik Prabowo, Dudung: Ulama Itu Meneduhkan

Selasa, 05 Mei 2026 - 14:03:00 WIB
Habib Rizieq Tuding ‘Jenderal Baliho’ jadi Pembisik Prabowo, Dudung: Ulama Itu Meneduhkan
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman buka suara terkait tudingan Habib Rizieq terkait ‘Jenderal Baliho’ jadi Pembisik Presiden Prabowo. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, ramai tayangan video di akun YouTube Islamic Brotherhood Television, Habib Rizieq merasa heran Presiden Prabowo bisa mengeluarkan pernyataan pergi saja ke Yaman. Menurutnya, Prabowo sejak dulu hanya menyampaikan pergi saja ke luar negeri, tanpa menyebutkan negara tertentu. 

“Gara-gara apa tu itu? punya teman jelek Saudara. 1 tahun setengah presiden kita nggak pernah ngomong begitu, kenapa hari ini dia mengatakan begitu?” kata Rizieq dilihat di akun YouTube Islamic Brotherhood Television. 

“Kalau dulu ada menteri segala urusan nyebut ngusir luar negeri kalau mau protes-protes. Presiden kita minta nasihat tahu-tahu ngomongnya sama, pergi ke luar negeri. Sekarang ada tambahan malah pergi ke Yaman. Dari mana nih kata Yaman keluar Saudara?” sambungnya. Rizieq menganggap pernyataan Prabowo yang menyampaikan pergi saja ke Yaman karena mendapat bisikan dari 'Jenderal Baliho'. 

“Eh ternyata ada sebabnya lagi ada Jenderal Baliho yang sudah lama nggak dipakai Saudara sudah diparkir eh tahu-tahu kemarin dipanggil ke Istana, diangkat menjadi penasihat presiden bidang pertahanan nasional, dilantik lagi Saudara,” katanya. 

Diketahui, istilah Jenderal Baliho muncul saat Dudung masih menjabat sebagai Pangdam Jaya tahun 2020. Dudung memerintahkan untuk menurunkan baliho Front Pembela Islam (FPI) yang sudah dibubarkan pemerintah.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut