Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Upacara HUT ke-81 RI Digelar di Istana Merdeka dan IKN? Ini Kata Wamensesneg
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Jakarta dari Masa ke Masa, Periode Kemerdekaan hingga Bukan Lagi Ibu Kota Negara

Senin, 26 Agustus 2024 - 17:08:00 WIB
Gubernur Jakarta dari Masa ke Masa, Periode Kemerdekaan hingga Bukan Lagi Ibu Kota Negara
Gubernur Jakarta dari masa ke masa menarik untuk diketahui (Foto: Monas/ Komaruddin Bagdja)
Advertisement . Scroll to see content

2. Daan Jahja (1948-1950)

Daan Jahja lahir pada 5 Januari 1925 di Padang Panjang, Sumatera Barat. Dia menjadi Gubernur Militer Jakarta Raya setelah Soewirjo.  Dia turut berperan dalam menggagalkan aksi Kapten Westerling pada 1950.

Daan Jahja juga dikenal dengan kepemimpinannya yang kuat. Dia pernah menyarankan kepada Bung Hatta agar pemerintah menyiapkan pangkalan militer cadangan di lokasi lebih luas untuk menghadapi perang gerilya.

3. Sjamsuridjal (1951-1953)

Sebelum menjadi gubernur Jakarta, Sjamsuridjal pernah menjabat Wali Kota Solo dari 1946 hingga 1949. Salah satu kebijakan terkenalnya terkait masalah listrik.

Selain itu, dia juga mengeluarkan kebijakan di bidang air minum, pendidikan, layanan kesehatan, dan pengelolaan lahan. Selama masa kepemimpinannya, beberapa proyek besar yang dilaksanakan termasuk pembangunan pusat listrik di Ancol, fasilitas penjernihan air, pembangunan rumah rakyat, serta dua rumah sakit.

4. Sudiro (1953–1958)

Raden Soediro Hardjodisastro, lahir pada 24 April 1911, menjabat sebagai wali kota ketiga dari 1953 hingga 1960. Salah satu kebijakan utamanya adalah membagi Jakarta menjadi tiga kabupaten: Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut