Fakta-Fakta Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir
"Beliau hanya ingin taat kepada Islam dan kita memahaminya... Tak ada pertentangan antara Islam dan Pancasila dan tak mau berdebat panjang dengan Pak Ba'asyir," tambah Yusril dalam wawancara dengan wartawan BBC News Indonesia, Endang Nurdin, Jumat (18/1/2019).
4. Tetap Yakin Tak Bersalah
Ketua Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM) Muhammad Mahendradatta menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan terkait pembebasan Ba'asyir pada dua tahun lalu. Alasannya kondisi kesehatannya yang terus menurun.
"Perlu saya sampaikan, sudah sejak dua tahun lalu kita minta ke Jokowi ustaz bebaskan saja daripada makin menderita di Lapas," ujar Mahendradatta kepada iNews.id di Jakarta, Jumat (18/1/2019).
Pada 23 Desember 2018, dia mengungkapkan, sebenarnya Ba'asyir berhak akan pelepasan bersyarat, namun ditolak. "Ustaz tidak mau karena pakai permohonan-permohonan dan ustaz tetap yakin dirinya tidak bersalah," katanya menengaskan.
5. Tak Lagi Dukung ISIS
Peneliti terorisme Sidney Jones menyebutkan Ba'asyir sempat dibaiat sebagai pengikut gerakan yang menamakan diri ISIS, yang muncul saat Ba'asyir sudah di dalam penjara. Namun Sidney menyatakan pengaruh dua putra Ba'asyir membuat ulama ini tak lagi menjadi pendukung gerakan kekhalifahan itu.