Dokter Tifa Ungkap Ilusi Transparansi Ijazah Jokowi: Kita Dipaksa Percaya Dokumen Itu Asli
"Ini adalah perilaku ilusi transparansi, kelihatannya transparan pada tanggal 20 Oktober 2022 transparan, dekan menunjukan ijazah, kemudian transparan lagi Dirtipidum menunjukan ijazah, transparan lagi Dian Sandi, kemudian juga di KPU ini semua adalah ilusi transparansi. Kita semua dipaksa untuk meyakini bahwa semua versi dari ijazah tersebut adalah asli," tutur dia.
Padahal, kata Tifa, tak satu pun dari keenam salinan dokumen yang ditunjukkan identik dengan ijazah Fakultas Kehutanan UGM terbitan 1985. Dia menyatakan keenam spesimen ijazah yang ditunjukkan tersebut palsu.
"Padahal kalau setidaknya ada enam versi dari ijazah ini keluar, berarti kita bisa berhipotesis bahwa salah satu, dua, tiga, empat, lima, enam, semuanya palsu," ungkap Tifa.
"Tidak ada yang identik dengan ijazah asli dari lulusan kehutan UGM tahun 1985," imbuhnya.
Sebelumnya, Jokowi menegaskan tidak akan menghentikan proses hukum dugaan tudingan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo cs sebagai tersangka. Meski membuka pintu maaf, Jokowi mendesak agar perkara tersebut tetap diselesaikan di pengadilan.