Dokter Tifa Ungkap Ilusi Transparansi Ijazah Jokowi: Kita Dipaksa Percaya Dokumen Itu Asli
JAKARTA, iNews.id - Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa menyinggung ilusi transparansi terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi itu mengatakan perilaku ilusi transparansi yang ditunjukkan seolah memaksa publik mempercayai dokumen tersebut asli.
Tifa menyebut setidaknya ada enam salinan ijazah Jokowi yang dikeluarkan selama isu tersebut berkembang. Bahkan, menurut dia, akan ada dua salinan ijazah Jokowi lagi yang ditunjukkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta dan (KPU) Jakarta.
Dia menjelaskan spesimen ijazah pertama dikeluarkan oleh Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada (UGM), Sigit Sunarta. Setelahnya, lima spesimen lain kemudian muncul.
"Jadi artinya sudah ada enam versi, kita tunggu versi ketujuh dan kedelapan dari KPU Surakarta dan KPU Jakarta," ujar Tifa kepada wartawan, Senin (16/2/2026).
Jokowi Tegaskan Kasus Ijazah Harus Sampai Pengadilan
Dia menganggap seluruh spesimen yang ditunjukkan itu merupakan perilaku ilusi transparansi. Lewat cara itulah, kata dia, publik dipaksa meyakini ijazah Jokowi asli.
"Ini adalah perilaku ilusi transparansi, kelihatannya transparan pada tanggal 20 Oktober 2022 transparan, dekan menunjukan ijazah, kemudian transparan lagi Dirtipidum menunjukan ijazah, transparan lagi Dian Sandi, kemudian juga di KPU ini semua adalah ilusi transparansi. Kita semua dipaksa untuk meyakini bahwa semua versi dari ijazah tersebut adalah asli," tutur dia.
Jokowi Setuju UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Sebut Revisi 2019 Inisiatif DPR