Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro cs Dianggap Hasut Publik saat Demo Agustus 2025
JAKARTA, iNews.id - Jaksa penuntut umum (JPU) menilai Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lainnya menghasut publik melalui media sosial hingga memicu kerusuhan dalam demo Agustus 2025. Keempatnya dituntut dua tahun penjara.
Pembacaan tuntutan terhadap Delpedro Marhaen selaku Direktur Eksekutif Lokataru bersama tiga terdakwa lain digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).
Selain Delpedro, terdakwa lainnya yakni Muzzafar Salim (staf Lokataru Foundation), Syahdan Husein (admin Gejayan Memanggil), dan Khariq Anhar (mahasiswa Universitas Riau).
"Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa I Delpedro Marhaen, Terdakwa II Muzaffar Salim, Terdakwa III Syahdan Husein, dan Terdakwa IV Khariq Anhar dengan pidana penjara selama 2 tahun dikurangi selama terdakwa menjalani tahanan," ujar jaksa penuntut umum.
Hakim Tolak Eksepsi Delpedro cs, Sidang Dilanjutkan ke Pembuktian
Jaksa menilai para terdakwa berperan dalam menyetujui dan mengunggah 19 konten di media sosial yang dinilai mengandung unsur penghasutan. Konten tersebut diunggah melalui akun Blok Politik Pelajar, Lokataru Foundation, Gejayan Memanggil dan Aliansi Mahasiswa Menggugat.