Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah Tumpang Tindih Perizinan Hutan, Kemenhut Buat Sistem Digital
Advertisement . Scroll to see content

Di Depan Pemimpin Dunia, Jokowi Tegaskan Memberi Bantuan Bukan Berarti Dapat Mendikte

Rabu, 03 November 2021 - 06:09:00 WIB
Di Depan Pemimpin Dunia, Jokowi Tegaskan Memberi Bantuan Bukan Berarti Dapat Mendikte
Presiden Jokowi menjadi pembicara pada World Leaders Summit on Forest and Land Use di Scotish Event Campus, Glasgow, Skotlandia. (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

Lebih jauh, Presiden menjelaskan terkait pengelolaan hutan. Indonesia juga telah mengubah paradigmanya dari manajemen produk hutan menjadi manajemen lanskap hutan. Hal tersebut menjadikan pengelolaan area hutan menjadi lebih menyeluruh.

Selain itu, Indonesia juga melakukan restorasi ekosistem mangrove yang berperan dalam menyerap dan menyimpan karbon. Indonesia memiliki lebih 20 persen total area mangrove dunia, terbesar di dunia.

"Indonesia juga akan mendirikan pusat mangrove dunia di Indonesia," ucapnya.

Kedua, Presiden Jokowi menilai mekanisme insentif harus diberikan bagi pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Sertifikasi dan standar produksi harus disertai market incentives sehingga berfungsi mendorong pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Bukan menjadi hambatan perdagangan.

Presiden juga menegaskan sertifikasi, metodologi dan standar tersebut harus didasarkan pada parameter yang diakui secara multilateral, tidak dipaksakan secara unilateral dan berubah-ubah. Sertifikasi juga harus berkeadilan sehingga berdampak pada kesejahteraan, khususnya petani kecil. 

"Sertifikasi juga harus pertimbangkan semua aspek SDGs sehingga  pengelolaan hutan sejalan dengan pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut