Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yusril Bongkar Modus Pemerasan Silmy Karim: Janjikan Percepat Izin Tinggal WNA
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Penjaga Perbatasan Pulau Natuna, Harus Sewa Perahu Nelayan untuk Menyisir Kapal Asing

Senin, 02 September 2024 - 06:46:00 WIB
Cerita Penjaga Perbatasan Pulau Natuna,  Harus Sewa Perahu Nelayan untuk Menyisir Kapal Asing
Petugas Imigrasi (Kanim) Kelas II Ranai, Natuna menyisir kapal asing. (Foto MPI).
Advertisement . Scroll to see content

PLBN Serasan merupakan PLBN laut pertama di Indonesia. PLBN ini belum resmi beroperasi. Meski demikian, sudah ada petugas Imigrasi yang disiagakan. Jarak PLBN ini sangat jauh dari Ranai yang merupakan Ibu Kota Kepulauan Natuna.

"PLBN aja dari sini (Ranai) udah 10 jam, keluarga jauh, apalagi kalau udah denger anak sakit, pasti kita khawatir," tutur Tedy.

Sedikitnya, ada dua petugas Imigrasi yang selalu bergantian tugas selama 21 hari menjaga PLBN Serasan. PLBN Serasan sendiri dibangun karena dekat dengan laut China Selatan itu. Nelayan asing kerap melintas di perairan Pulau Serasan. Atas dasar itu, pemerintah kemudian membangun PLBN Serasan.

Bagi Tedy, tak terbesit sama sekali untuk memboyong keluarga kecilnya di Bandung ke Ranai. Sebab, belum banyak fasilitas yang memadai di Ranai. Ranai tak seperti kota besar. Ranai lebih tepat dikategorikan desa, jauh dari kata ramai.

Infrastruktur jalan di Ranai bisa dibilang sudah cukup bagus, tapi jarang kendaraan lalu lalang. Rumah sakit dan sekolah pun tak banyak ditemui. Banyak pendatang dan juga nelayan di Ranai. Sementara, daerah Pulau Natuna lainnya masih sepi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut