Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Baleg DPR Tampung Usulan Dana Otsus Aceh Naik, Dibahas di Revisi UU
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Jenderal Kopassus Selamat Dikepung Ratusan Pasukan GAM, Ujungnya Musuh Menyerahkan Diri

Senin, 14 Maret 2022 - 07:22:00 WIB
Cerita Jenderal Kopassus Selamat Dikepung Ratusan Pasukan GAM, Ujungnya Musuh Menyerahkan Diri
Kopassus. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah melalui perjalanan panjang dengan medan yang berat, mantan Pangdam Jaya ini akhirnya berhasil menemukan markas Din Minimi di tengah hutan. ”Waktu saya sampai digubuknya jam 6.30, sudah gelap gulita di tengah hutan. Dia di atas pakai kaos loreng, celana loreng, dan senjata sudah ditrigger, senjatanya,” tuturya.

Situasi semakin mencekam karena Din Minimi ternyata tidak sendiri. Pentolan kelompok bersenjata itu didampingi oleh ratusan pengikutnya dengan persenjataan lengkap. Mereka langsung mengepung Sutiyoso bersama dua anak buahnya. 

“Akhirnya saya bertiga aja. Kita ke tempat dia. Dikepung 120 orang di tempat Din Minimi. Kalau mau populer bantai saja atau saya disandera tetapikan saya bukan bonek (bondo nekat). Saya ada latar belakang, ada keyakinan gitu,” ucapnya.

Meski dikepung, Sutiyoso terbiasa menghadapi situasi genting di medan operasi tak gentar. Dengan senjata yang sudah dikokang dan siap diletusan tersebut, Sutiyoso kemudian mengajak kelompok tersebut untuk berdialog. “Saat itu saya bawa pistol, anak buah saya bawa AK. Saya juga bawa cadangan magazine penuh, sudah saya kokang saya kunci. Untuk jaga-jaga,” tuturnya.

Dengan tenang dan penuh kewaspadaan tinggi, Sutiyoso melakukan strategi soft approach atau persuasif dan mengajak Din Minimi serta pengikutnya berdialog. ”Sempat saya ngomong, Din, aku ini hanya 3 orang mana menang lawan 120 orang. Kenapa saya berani, karena saya percaya kamu, maka saya minta kamu percaya juga,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut