BUMN Pengelola Sampah jadi Listrik PT Denera bakal Melantai di Bursa 2028
"Kita akan kerja sama dengan foreign partners dan local partners untuk bisa menyelesaikan masalah krisis sampah ini secepat-cepatnya," kata Pandu.
Prabowo Panggil Bos Danantara ke Istana usai Hadiri May Day di Monas, Bahas Apa?
Sekadar informasi, PT Denera merupakan perusahaan yang dibentuk baru oleh Danantara Investment Management (DIM) yang secara khusus mengelola proyek Waste-to-Energy (WtE).
Lead of Waste-to-Energy/Director of Investment at Danantara Investment Management, Fadli Rahman menjelaskan Denera akan berfungsi menjadi pemegang saham dari sebuah pabrik pengelolaan sampah menjadi listrik yang akan dibangun oleh investor.
"PT Daya Energi Bersih Nusantara ini adalah perusahaan yang baru dibentuk oleh Danantara Investasi Manajemen di 1 April 2026 kemarin yang memiliki fokus untuk menjalankan program PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik)," ujarnya dalam Coffee Session Di Kantor Danantara, Kamis (9/4/2026).
Fadli mengatakan setiap proyek WtE nantinya akan membentuk sebuah konsorsium perusahaan di mana 70 persen dipegang oleh investor, dan 30 persen akan dipegang oleh PT Daya Energi Bersih Nusantara. Setiap proyek WtE diproyeksikan membutuhkan investasi sekitar Rp2,5 sampai 2,8 triliun, tergantung besaran kapasitas fasilitas pengolahan.
"Daya Energi Bersih Nusantara inilah, atau kami singkat Denera, yang memegang dari sisi saham dan juga dari sisi operasional dan pengelolaan untuk seluruh PSEL di bawah Danantara Investment Management," tambahnya.
Editor: Puti Aini Yasmin