Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bos Danantara Ungkap Raksasa Teknologi Dunia Lirik Energi RI untuk Kembangkan AI
Advertisement . Scroll to see content

BUMN Pengelola Sampah jadi Listrik PT Denera bakal Melantai di Bursa 2028

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:45:00 WIB
BUMN Pengelola Sampah jadi Listrik PT Denera bakal Melantai di Bursa 2028
Danantara mendorong PT Denera melantai di Bursa pada 2028. (Foto: Suparjo Ramalan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir akan mendorong operator proyek waste to energy (WtE), PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), melantai di Bursa Efek Indonesia. Rencananya, perusahaan akan melantai pada 2028 mendatang.

Pandu mengatakan rencana tersebut sejalan dengan kebutuhan investasi yang cukup besar untuk menjalankan proyek tersebut. Diperkirakan, total kebutuhan investasi untuk proyek pembangkit listrik tenaga sampah itu mencapai 5 miliar dolar AS atau setara Rp87 triliun (kurs: 17.420).

"Karena ini kan besar investment yang kita lakukan, kalau dilihat totalnya bisa mencapai 5 miliar dolar AS. Keinginan kita nanti setelah ada cashflow, mau kita bawa menjadi perusahaan Tbk di sini," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (11/5/2026).

Pandu menargetkan, rencana PT Denera akan melantai di Bursa Efek pada tahun 2028 mendatang. Hal ini sejalan apabila perusahaan sudah memiliki cashflow ketika sudah bisa beroperasi nantinya. Perusahaan tersebut nantinya akan mengelola 33 proyek waste to energy yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurutnya, PT Denera ke depan akan menjadi perusahaan yang mengelola proyek waste to energy yang terbesar di dunia. Targetnya, seluruh kota-kota di Indonesia yang memproduksi sampah dalam skala besar akan memiliki fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut