Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Terkini M5,6 Guncang Gayo Lues Aceh, Berpusat di Darat
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Sebut Musim Kemarau 2025 Mundur dan Berdurasi Lebih Pendek, Simak Faktanya! 

Sabtu, 21 Juni 2025 - 14:22:00 WIB
BMKG Sebut Musim Kemarau 2025 Mundur dan Berdurasi Lebih Pendek, Simak Faktanya! 
BMKG sebut musim kemarau durasi lebih pendek. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Dwikorita menambahkan bahwa wilayah Sumatera dan Kalimantan sudah mengalami beberapa dasarian berturut-turut dengan curah hujan di bawah normal, sehingga indikasi awal musim kemarau lebih cepat terlihat di sana dibanding wilayah selatan Indonesia.

Namun, pada April hingga Mei, beberapa wilayah di bagian selatan seperti Sumatera Selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan, Sulawesi, dan Papua bagian selatan masih mengalami curah hujan Atas Normal, sehingga transisi musim kemarau tidak seragam di seluruh Indonesia.

Prediksi Durasi Musim Kemarau 2025

Prediksi cuaca bulanan terbaru BMKG memperkirakan curah hujan Atas Normal masih akan berlangsung di beberapa wilayah hingga Oktober 2025. Oleh karena itu, BMKG menegaskan kembali bahwa musim kemarau 2025 cenderung berdurasi lebih pendek dibanding biasanya dengan sifat hujan diatas normal.

Dampak Curah Hujan Tinggi pada Musim Kemarau

Dwikorita menyampaikan bahwa curah hujan tinggi selama musim kemarau memiliki dua dampak. Di satu sisi, hujan ini menguntungkan petani padi karena pasokan air irigasi tetap tersedia, mendukung masa tanam dan produksi. Namun, di sisi lain, curah hujan tinggi juga meningkatkan risiko bagi tanaman hortikultura yang sensitif terhadap kelembapan tinggi, seperti cabai, bawang, dan tomat, yang rentan terhadap hama dan penyakit.

“Kami mendorong petani hortikultura untuk mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan sistem drainase yang baik dan perlindungan tanaman yang memadai,” ujar Dwikorita.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut