Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dasco Kumpulkan BI hingga DEN, Bahas Mitigasi Gejolak Ekonomi Global
Advertisement . Scroll to see content

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

Selasa, 07 Juli 2026 - 21:55:00 WIB
BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso. (Foto: Anggie Ariesta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) merespons terkait dinamika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sempat menembus level psikologis baru yaitu Rp18.000 per dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, gejolak yang dialami mata uang garuda erat kaitannya dengan arah kebijakan moneter Bank Sentral AS, The Fed

Sebagai catatan, dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada pertengahan Juni lalu, The Fed memutuskan menahan suku bunga di level 3,5 persen hingga 3,75 persen. 

Namun, kepanikan pasar dipicu oleh munculnya sinyal kuat dari sejumlah pejabat The Fed yang mengindikasikan bahwa suku bunga acuan masih berpotensi naik ke depan.

Kondisi ini memicu penguatan indeks dolar AS (DXY) secara drastis hingga mematahkan rekor tertinggi dalam satu tahun terakhir. Jika pada Januari 2026 indeks DXY masih nangkring di level 95, maka pada akhir Juni posisinya melonjak ke level 101.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut