Apresiasi Warga Malang Protes Sarang Prostitusi Terselubung, Christophorus Taufik: Tegas tapi Tak Anarkis
JAKARTA, iNews.id - Ketua Bidang Hukum Internal DPP Partai PerindoChristophorus Taufik mengapresiasi langkah tegas dan tak anarkis dari warga Tlogomas, Kota Malang yang memprotes keberadaan sarang prostitusi berkedok hotel. Pria yang karib disapa Chris ini menilai, aktivitas dugaan pelacuran tersebut sudah lama mengganggu aktivitas warga.
Diketahui, akibat ramainya pengunjung menyebabkan kantung parkir hotel tersebut over kapasitas yang kemudian terparkir kendaraan-kendaraan di pinggir jalan.
Christophorus Taufik --yang juga bacaleg DPR RI Dapil Jawa Timur V (Malang Raya)-- mengakui telah melihat sendiri spanduk penolakan warga Tlogomas tersebut.
Dalam spanduk penolakan warga yang tersebar di beberapa titik itu, tertuliskan istilah 'mbalon' atau jika diartikan dalam bahasa Malang-an pelacuran.
"Saya memaknai penggunaan istilah tersebut sebagai ungkapan kekesalan yang sudah memuncak, sehingga teman-teman di Malang memilih kalimat yang tidak bisa ditafsirkan macam-macam lagi sudah jelas dan tegas yang ditolak itu apa," kata Chris, Selasa (16/5/2023).