Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Disinformasi Pilkada, Media Televisi Diimbau Perbanyak Show Journalism

Jumat, 13 September 2024 - 19:32:00 WIB
Antisipasi Disinformasi Pilkada, Media Televisi Diimbau Perbanyak Show Journalism
Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan menghadiri Konsolidasi IJTI ke-26, Jumat (13/9/2024) (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pilkada 2024 akan dilangsungkan secara serentak di seluruh provinsi di Indonesia. Salah satu ancaman Pilkada 2024 yakni disinformasi yang bisa dicegah dengan show journalism oleh media televisi.

Media televisi mempunyai peran penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Penyebaran disinformasi seperti video deepfake dengan mudah menyebar dan memiliki kualitas gambar yang bagus. Kondisi tersebut harus diantisipasi, agar kekacauan informasi yang terjadi dalam pemilu tidak terulang kembali.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengatakan salah satu cara menangkal penyebaran disinformasi tersebut dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. 

Pemanfaatan AI dalam jurnalisme menurut Nezar akan memudahkan dalam menyaring informasi yang akan disampaikan ke masyarakat. 

“Artificial Intelligence bisa untuk pengecekan fakta dan analisa disinformasi,” katanya dalam sambutannya di acara Konsolidasi Nasional Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) yang berlangsung di Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat (13/9/2024).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut