Angka Kematian Kanker di Indonesia Tinggi 59 Persen, Fasilitas dan Jumlah Dokter Jadi Sorotan
Dia berharap kerja sama ini mampu menghadirkan standar layanan internasional di Indonesia. Kemitraan tersebut dapat memperkuat Hospital-Based Cancer Registry (HBCR). Sistem ini memungkinkan pemantauan hasil pengobatan berbasis data secara lebih akurat.
Pendekatan Multidisciplinary Team (MDT) menjadi kunci dalam pelayanan ini. Berbagai dokter dari lintas disiplin akan terlibat dalam menentukan terapi terbaik bagi pasien.
Mulai dari bedah onkologi, onkologi medik, onkologi radiasi hingga radiologi dan patologi akan bekerja secara terintegrasi. Hal ini diharapkan dapat menghindari keterlambatan terapi.
“Kami menyadari bahwa layanan kanker di Indonesia masih memiliki banyak aspek yang dapat ditingkatkan, dan kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari transformasi tersebut. Kami menantikan pengalaman serta keahlian klinis mendalam dari UT MD Anderson dalam mendukung misi kami untuk memperluas akses, meningkatkan kualitas layanan, dan memberikan harapan nyata bagi pasien yang membutuhkan,” katanya.
Dia berharap kolaborasi ini mampu memangkas kesenjangan akses layanan kanker di Indonesia.
Editor: Dani M Dahwilani