Angka Kematian Kanker di Indonesia Tinggi 59 Persen, Fasilitas dan Jumlah Dokter Jadi Sorotan
Upaya menekan tingginya angka kematian akibat kanker di Indonesia terus dilakukan. Salah satunya melalui kolaborasi internasional yang digagas MRCCC Siloam Semanggi.
6 Gejala Kanker Ginjal, Penyakit Dialami Vidi Aldiano Sebelum Berpulang
MRCCC Siloam Semanggi menggandeng The University of Texas MD Anderson Cancer Center, pusat kanker terkemuka dunia. Kerja sama ini difokuskan untuk meningkatkan standar layanan kanker di Tanah Air.
Kolaborasi tersebut memberikan panduan strategis dan klinis, khususnya dalam penanganan kanker payudara dan paru. Kedua jenis kanker ini mencatat sekitar 104.000 kasus gabungan setiap tahunnya.
Sesama Pejuang Kanker, Aldi Taher Sangat Terpukul Vidi Aldiano Meninggal Dunia
Program ini juga menekankan pendekatan Multidisciplinary Team (MDT). Melalui metode ini, pasien akan mendapatkan rencana perawatan yang lebih personal dan terintegrasi.
Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, dr Edy Gunawan mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan.
“Kami menyadari bahwa layanan kanker di Indonesia masih memiliki banyak aspek yang dapat ditingkatkan, dan kami berkomitmen untuk menjadi bagian dari transformasi tersebut. Kami menantikan pengalaman serta keahlian klinis mendalam dari UT MD Anderson dalam mendukung misi kami untuk memperluas akses, meningkatkan kualitas layanan, dan memberikan harapan nyata bagi pasien yang membutuhkan,” ujarnya.