Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejumlah Tokoh Serukan Tim Pencari Fakta Dibentuk Usut Tuntas Kasus Air Keras Andrie Yunus
Advertisement . Scroll to see content

Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima, Penglihatan Mata Kanan Menurun

Selasa, 07 April 2026 - 16:07:00 WIB
Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Kelima, Penglihatan Mata Kanan Menurun
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus dilaporkan tengah menjalani operasi kelima di RSCM. Disebut, Andrie mengalami penurunan penglihatan. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus dilaporkan tengah menjalani operasi kelima di RSCM, Jakarta. Hal ini dilakukan usai Andrie mengalami penurunan penglihatan.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya menuturkan, secara keseluruhan kondisi Andrie sudah perlahan semakin stabil usai penyiraman air keras yang dialaminya. Namun, KontraS tetap khawatir pada Andrie lantaran mengalami penurunan penglihatan.

"Minta doanya juga hari ini sekitar pukul 10.00 WIB sudah berlangsung operasi kelima, tindakan kelima yang dilakukan tim dokter RSCM pada Mas Andrie. Operasi diperkirakan selesai sekitar jam 1 atau jam 2 siang," ucap Dimas kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).

Pasalnya, kata dia, terdapat rembesan air keras yang menipiskan dinding hingga pupil mata Andrie Yunus. 

KontraS meminta masyarakat Indonesia sama-sama mendoakan proses pemulihan dan penyembuhan Andrie agar terus berjalan dengan baik ke depannya.

"Cuma yang kami khawatirkan sesuai yang kemarin disampaikan oleh tim dokter RSCM, kondisi di mata kanannya menurun. Karena ada rembesan air keras yang itu sudah menipiskan dinding mata, dinding bola mata atau pupil milik Mas Andri, terutama di mata kanan. Jadi prosesnya masih dirawat juga di High Care Unit Rumah Sakit Cipto Mangkusumo," tuturnya.

"Kita doakan tim Rumah Sakit Cipto Mangkusumo juga bisa melakukan kerja-kerja pemulihan dan juga kerja-kerja medis dengan cepat tanggap dan efektif," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut