Ahmad Alimuddin Sebut Panic Buying BBM Dipicu Narasi Ketakutan, Singgung Influencer Bodong
Lebih lanjut, dia menilai fenomena tersebut merupakan bagian dari perang narasi di ruang publik. Informasi negatif lebih cepat menyebar dibandingkan klarifikasi.
“Algoritma media sosial cenderung menyebarkan narasi negatif, dibanding narasi-narasi positif yang kita berusaha untuk menjelaskan ke masyarakat dengan bahasa bayi,” ujarnya.
Sementara itu, Ichsanuddin Noorsy menyebut kondisi ekonomi Indonesia memang perlu diwaspadai. Dia menyebut sejumlah indikator menunjukkan tekanan eksternal yang cukup tinggi.
“Indonesia sedang menuju pintu krisis, pintu resesi. SBN rate 4,75, inflasinya 2,5 plus minus satu poin. Rupiah melemah, menandakan tekanan eksternal tinggi,” ujarnya.
Dia juga menyoroti perbedaan pernyataan dari pejabat pemerintah terkait kebijakan BBM yang dinilai dapat mempengaruhi kepercayaan publik.