Abu Janda dan Ade Armando Dipolisikan gegara Unggah Potongan Video Ceramah JK
Nurlette juga menilai tindakan keduanya yang memotong ceramah JK telah memenuhi unsur niat jahat. Menurutnya, apabila video ceramah JK ditampilkan secara utuh maka persepsi negatif tidak akan muncul.
JK soal Polemik Mati Syahid: Saya Ceramah di Masjid, Istilah Martir Jemaah Tak Tahu
"Maka dari konteks video yang diviralkan oleh diduga Ade Armando dan kemudian Permadi Arya, itu sudah memenuhi unsur niat jahat atau mens rea. Jadi apa maksud mereka memotong video itu?" ungkap Nurlette.
"Jadi kalau mereka mempublikasikannya secara utuh, otomatis video itu, itu dipahami secara komprehensif, tidak kehilangan makna substansi dari ceramah itu tapi karena dipotong menjadi gaduh," sambungnya.
JK Buka Suara usai Dilaporkan: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan!
Nurlette memaparkan ceramah JK di UGM merupakan refleksi dari pengalaman historis konflik yang terjadi Poso dan Ambon. Nurlette menyampaikan dalam ceramah yang sama, JL justru tengah mengkritik pandangan agama yang berpotensi memecah umat beragama.
"Artinya beliau menegaskan dengan membuat sebuah pernyataan untuk mengoreksi, mengkritik paradigma pemahaman fanatisme buta orang-orang yang dulu berkonflik, maksudnya, bukan orang Islam Kristen saat ini (tapi) yang dulu berkonflik," tegas dia.