7 Hari 74 Terduga Teroris Ditangkap, 14 Tewas Ditembak

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sebelumnya mengungkapkan, teror bom bunuh diri baik di Surabaya dan Sidoarjo diduga terkait dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Dalang peledakan bom gereja adalah Dita Oepriarto yang diidentifikasi sebagai Ketua JAD Surabaya.
Sementara itu, Mabes Polri juga mengamankan sejumlah orang yang menyebut teror bom bunuh diri dan penyerangan itu sebagai pengalihan isu.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, petugas menangkap sejumlah warganet (netizen) karena dianggap melontarkan ujaran kebencian.
Polri, kata dia, meminta pihak-pihak yang menyebut peristiwa teror di Jawa Timur dan Riau merupakan rekayasa agar dapat memberikan bukti.
"Kalau ada yang bilang rekayasa, sutradara sehebat apapun dari Hollywood, tidak bisa merekayasa kasus (kerusuhan) Mako Brimob, Surabaya, Sidoarjo, Riau. Polri minta bukti siapapun yang menyampaikan bahwa itu (kasus teror) rekayasa. Mana buktinya?" kata Brigjen Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/5/2018). Iqbal menyesalkan adanya isu-isu demikian tanpa berlandaskan bukti.
Editor: Zen Teguh