6 Fakta Brigadir Rangga Tembak Bripka Rahmat hingga Tewas, 1 dan 4 Mengejutkan
Pasal 338 KUHP menyatakan, "Barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dipidana karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun."
Adapun Pasal 340 KUHP menyatakan, "Barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dipidana karena pembunuhan dengan rencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun."
3. Senpi Brigadir Rangga Milik Pribadi dan Organik
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengungkapkan, senjata yang berjenis HS 9 itu merupakan milik Brigadir Rangga Tianto. Bridagir Rangga Tianto menembakkan tujuh peluru dari sembilan peluru yang bersarang di pistolnya.
"(Usai berdebat) Brigadir Rangga keluar ruangan SPKT di polsek itu dan ternyata keluar itu mempersiapkan senjata dengan jenis HS 9 lalu menembakan ke arah tubuh korban," katanya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).
4. Brigadir Rangga Penuhi Syarat Pegang Senjata Api
Pelaku penembakan di Mapolsek Cimanggis Kota Depok, Jawa Barat, Brigadir Rangga Tianto, dinilai instansinya layak memegang senjata. Polisi itu dianggap memenuhi syarat dan prosedur kepolisian dalam penggunaan senjata api.