5 Fakta Pelayanan Haji RI Dikeluhkan Jemaah, Tenda Sempit hingga Toilet Sulit Diakses
JAKARTA, iNews.id - Berbagai keluhan dari jemaah haji Indonesia bermunculan terkait pelayanan. Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR juga mendorong Pansus Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2024 dalam waktu dekat.
Pansus tersebut akan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan haji terutama terkait prosesi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Banyak jemaah haji yang mengeluhkan kondisi tenda di Mina yang sempit dan pengap. Tenda yang dihuni 10-16 orang ini terasa sesak, terutama saat cuaca panas. Hal ini diperparah dengan AC yang tidak berfungsi dengan baik.
Melansir dari akun Instagram @hazairinsitepu, Senin (17/6/2024), diketahui bahwa jemaah haji itu merupakan seorang warga Bogor, Jawa Barat. Dia menuntut penyelenggara memberikan fasilitas yang lebih layak.
Tampilan Terbaru Raffi Ahmad Botak Plontos saat Tunaikan Ibadah Haji
"Anda itu ditugaskan untuk memfasilitasi kami, selesaikan, bantu kami, kami ada kesulitan," kata jemaah haji itu yang tampak sudah berusia lanjut kepada petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH).
Keterangan video menyebut, tenda berukuran sekitar 10x12 meter digunakan untuk menampung hingga 160 jemaah. Saking penuhnya, ada jemaah yang terpaksa tidur di luar tenda, yakni di sekitaran lorong Maktab.
DPR akan Usul Pembentukan Kementerian Khusus Haji untuk Kurangi Beban Kemenag
Jemaah haji juga kesulitan mengakses toilet, terutama di Mina. Jumlah toilet yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah jemaah, sehingga antrian panjang sering terjadi. Selain itu, kebersihan toilet juga menjadi masalah, dengan banyak toilet yang kotor dan tidak terawat.