Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: KPK Geledah Rumah Silmy Karim di Jaksel, Brimob Amankan Lokasi
Advertisement . Scroll to see content

4 Kasus Korupsi di Sektor Pendidikan, Pembangunan Gedung hingga Penerimaan Mahasiswa

Jumat, 30 September 2022 - 11:11:00 WIB
4 Kasus Korupsi di Sektor Pendidikan, Pembangunan Gedung hingga Penerimaan Mahasiswa
Plt Juru Bicara bidang pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding mengungkap sejumlah tindak pidana korupsi yang terjadi di sektor pendidikan. (Foto ANTARA).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Plt Juru Bicara bidang pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ipi Maryati Kuding mengungkap sejumlah tindak pidana korupsi yang terjadi di sektor pendidikan. Berdasarkan data KPK, sedikitnya ada empat tindak pidana korupsi di sektor pendidikan.

"Merujuk data perkara, KPK telah menangani beberapa kasus yang terjadi pada sektor pendidikan di Indonesia yang tentunya mengakibatkan kerugiaan keuangan negara dalam jumlah banyak," kata Ipi melalui pesan singkatnya, Jumat (30/9/2022).

Berikut empat kasus korupsi di lingkungan pendidikan:

1. Korupsi Gedung Perpustakaan Universitas Indonesia (UI)

KPK sempat mengungkap kasus korupsi terkait pengadaan dan instalasi teknologi informasi (TI) Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia (UI) tahun anggaran 2010-2011. Dalam kasus tersebut, mantan Wakil Rektor UI, Tafsir Nurchamid divonis bersalah.

Tafsir terbukti bersalah dan dianggap telah merugikan negara Rp13,076 miliar terkait pengadaan dan instalasi teknologi informasi (TI) Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia (UI) tahun anggaran 2010-2011. 

Ia juga dinyatakan telah menguntungkan sejumlah pihak yaitu Irawan Wijaya selaku Direktur PT Derwiperdana Internasional Persada (Rp2,16 miliar), manajer PT Makara Mas Dedi Abdul Rahmat Saleh (Rp2,625 miliar).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut