Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahas RUU Polri, Komisi III DPR Usul Ada Aturan soal Keterlibatan Polisi di Ormas
Advertisement . Scroll to see content

3 Ormas Tertua di Indonesia, Salah Satunya Punya Massa Terbanyak

Senin, 28 April 2025 - 19:13:00 WIB
3 Ormas Tertua di Indonesia, Salah Satunya Punya Massa Terbanyak
Kantor PBNU. (Foto: Halfish Channel/Google Photos)
Advertisement . Scroll to see content

2. Muhammadiyah

Tahun Berdiri: 18 November 1912

Pendiri: KH Ahmad Dahlan

Dilansir dari laman Muhammadiyah, ormas ini didirikan untuk mereformasi dan memperkenalkan sistem pendidikan Islam modern, tata kelola, dan manajemen urusan keagamaan yang berlandaskan akuntabilitas. Muhammadiyah juga memelopori gerakan emansipasi perempuan Muslim.

Muhammadiyah bertekad mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Paham dan ideologi keagamaan yang dipegang yakni dakwah, tajdid, dan Islam berkemajuan yang berpandangan wasathiyah.

3. Nahdlatul Ulama (NU)

Tahun Berdiri: 31 Januari 1926

Pendiri: KH Hasyim Asy'ari

Laman NU Online menyatakan, NU didirikan berawal dari pandangan perlu pembentukan organisasi untuk mengantisipasi perkembangan zaman. Organisasi yang dibentuk harus sistematis.

KH Hasyim Asy'ari kemudian merumuskan Kitab Qanun Asasi atau prinsip dasar dan juga merumuskan kitab I'tiqad Ahlussunnah Wal Jamaah. 

Kedua kitab itu diejawantahkan dalam Khittah NU, yang menjadi dasar dan rujukan warga NU dalam berpikir dan bertindak dalam bidang sosial, keagamaan dan politik.

NU kini berstatus sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia dengan jumlah anggota diperkirakan mencapai 90 juta orang. Salah satunya seperti diungkapkan KH Said Aqil Siroj yang saat itu menjabat Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-34 NU di Lampung 2021 lalu. Dia mengungkapkan warga Nahdliyin diperkirakan mencapai 90 juta orang.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut