20 Sifat Wajib Allah dan Makna beserta Pengelompokannya yang Wajib Diketahui
Allah itu bersifat hayyan, atau Maha Hidup, bukan bersifat mayyitan (mati).
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُۗ
Artinya : Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Mahahidup lagi Maha Mengurus (makhluk-Nya) secara terus-men erus.(QS Ali Imran: 2)
Allah memiliki sifat sami’an (Maha Mendengar). Segala suara baik yang rahasia, samar, maupun jelas mampu didengar Allah.
…وَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًاۢ بَصِيْرًا ࣖ
Artinya : Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S. an-Nisa: 134)
Allah bersifat basiran atau Maha Melihat, sehingga mustahil Allah bersifat buta (a’ma). Sifat wajib Allah ini dijelaskan dalam Quran surat Al Isra’ ayat 17
وَكَمْ اَهْلَكْنَا مِنَ الْقُرُوْنِ مِنْۢ بَعْدِ نُوْحٍۗ وَكَفٰى بِرَبِّكَ بِذُنُوْبِ عِبَادِهٖ خَبِيْرًاۢ بَصِيْرًا
Artinya : Banyak generasi setelah Nuh yang telah Kami binasakan. Cukuplah Tuhanmu sebagai Zat Yang Mahateliti lagi Maha Melihat dosa-dosa hamba-Nya.
Mutakalliman berarti Allah bersifat berfirman atau berkata-kata. Firman Allah tidak seperti ucapan atau perkataan manusia. Terdapat pada surat at-Taubah ayat 6
وَاِنْ اَحَدٌ مِّنَ الْمُشْرِكِيْنَ اسْتَجَارَكَ فَاَجِرْهُ حَتّٰى يَسْمَعَ كَلٰمَ اللّٰهِ ثُمَّ اَبْلِغْهُ مَأْمَنَهٗ ۗذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْلَمُوْنَ ࣖ
Artinya : Jika seseorang di antara orang-orang musyrik ada yang meminta perlindungan kepada engkau (Nabi Muhammad), lindungilah dia supaya dapat mendengar firman Allah kemudian antarkanlah dia ke tempat yang aman baginya. (Demikian) itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengetahui.