20 Sifat Wajib Allah dan Makna beserta Pengelompokannya yang Wajib Diketahui
اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۗ مَا لَكُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا شَفِيْعٍۗ اَفَلَا تَتَذَكَّرُوْنَ
Artinya : Allah adalah Zat yang menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy. Bagimu tidak ada seorang pun pelindung dan pemberi syafaat selain Dia. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan?
Qidam atau yang berarti terdahulu. Melalui akal pikiran yang sehat, kita bisa memahami jika sebagai Pencipta, Allah telah ada sebelum apa yang diciptakan-Nya. Hal ini telah dijelaskan dalam surat Al-Hadid ayat 3, sebagai berikut :
هُوَ الْاَوَّلُ وَالْاٰخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
Artinya : Dialah Yang Mahaawal, Mahaakhir, Mahazahir, dan Mahabatin. Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Allah memiliki sifat baqa, artinya Allah itu wajib bersifat kekal ataupun tidak ada akhir bagi-Nya. Allah tetap kekal selamanya sedangkan semua isi alam semesta dan makhluk hidup, pada hari kiamat nanti akan hancur dan binasa semua atau menemui titik akhirnya.