20 Sifat Wajib Allah dan Makna beserta Pengelompokannya yang Wajib Diketahui
Berarti mengetahui segala sesuatu. Allah mengetahui segala sesuatu, baik yang belum, sedang dan telah terjadi. Dibandingkan ilmu Allah, keilmuan manusia seukuran titik air di tengah luasnya samudera. Dijelaskan langsung dalam surat al-Hujurat ayat 18,
اِنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ غَيْبَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَاللّٰهُ بَصِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Artinya : Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
Segala sesuatu di alam semesta tentunya diciptakan oleh Zat yang hidup. Oleh karena itu, Allah memiliki sifat hayat atau hidup. Mustahil bagi Allah memiliki sifat mati atau mautun. Hal ini tercantum dalam surat al-Furqan ayat 58,
وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهٖۗ وَكَفٰى بِهٖ بِذُنُوْبِ عِبَادِهٖ خَبِيْرًا ۚ
Artinya : Bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Hidup yang tidak mati dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.
Memiliki makna bahwa Allah bersifat mendengar dan tidak mungkin bersifat summun atau tuli. Allah mendengar semuanya, baik yang keras atau bahkan suara yang tidak diucapkan oleh manusia. Allah itu Maha Mendengar sesuai dengan asmanya As-Sami’. Sesuai pula dengan surat Fussilat ayat 36 berikut ini