Tragedi Cikini, Bung Karno Nyaris Tewas Dibunuh dengan Ledakan 5 Granat di Sekolah Guntur dan Mega
Peristiwa Cikini ini tidak bisa dilupakan oleh putri Soekarno, Megawati Soekarnoputri, sekaligus Presiden ke-5 RI. Dikutip iNews.id dari berita SINDONews "Mega Kenang Granat Cikini Sasar Bung Karno 60 Tahun Lalu" pada Kamis, 30 November 2017, Megawati mengatakan, saat itu dia mendapat tugas menjaga pameran.
"Saat itu ada acara ulang tahun sekolah. Kebetulan saya mendapat tugas menjaga pameran. Kakak saya (Guntur) bertugas menjaga permainan. Ayah saya datang sebagai orang tua murid, bukan sebagai presiden," kata Megawati.
Menurut Megawati, ratusan korban ledakan granat itu kebanyakan teman-temannya, murid Perguruan Cikini. Mereka termasuk yang meninggal dunia dan luka-luka. Ada pula yang cacat seumur hidup.
"Peristiwa ini tidak akan pernah terlupakan karena korbannya dari kawan-kawan saya saja ada 100 orang, baik yang meninggal dunia, luka parah, maupun luka ringan. Beberapa bahkan cacat seumur hidup," kata Megawati saat itu.
Tidak hanya korban, Megawati juga mengaku masih mengingat betul nama teroris yang melemparkan granat-granat ke arah ayahnya dan rombongan kala itu.