Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teddy Ungkap Prabowo Tanggung Sendiri Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri
Advertisement . Scroll to see content

RK-Suswono Gagas Program Maghrib Mengaji untuk Cegah Kenalan Remaja-Tingkatkan Kesejahteraan Guru Ngaji

Rabu, 02 Oktober 2024 - 08:43:00 WIB
RK-Suswono Gagas Program Maghrib Mengaji untuk Cegah Kenalan Remaja-Tingkatkan Kesejahteraan Guru Ngaji
Pasangan Cagub dan Cawagub Jakarta nomor urut satu Ridwan Kamil-Suswono (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

"Pramono ini gagal paham, nggak begitu konsepnya. Siswa tetap belajar di sekolah seperti biasa dan pulang juga sama seperti biasa. Hanya saja, ketika sudah sampai rumah, pelajar diharuskan mengaji di masjid, mushala atau ke guru ngaji di sekitar tempat tinggal masing-masing," katanya.

Nantinya, kata Basri, para pelajar akan diberi buku monitoring dari sekolah. "Di situ ada batas akhir mengaji, tanda tangan guru ngaji dan diketahui orang tua," terangnya.

Selain untuk meningkatkan pengetahuan agama bagi siswa muslim, Basri berkata, program Maghrib Mengaji juga ditujukan untuk mengurangi kenakalan remaja seperti tawuran, geng motor, mabuk miras, narkoba dan lainnya.

"Targetnya menjadikan masjid sebagai safe house atau tempat aman bagi remaja agar tidak terjerumus dalam kenakalan. Sekarang ini banyak sekali, terutama anak-anak muda, melakukan tawuran dan narkoba," kata Wakil Ketua DPRD Jakarta Periode 2024-2029 ini.

Tak hanya itu, ia menegaskan bahwa program Maghrib Mengaji juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji. Pasalnya para guru ngaji akan diberi honor yang dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Jakarta.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut