KP2C Desak Bupati dan Wali Kota Tangani Sampah Bambu di Bendung Koja
Pembersihan sampah bambu selalu dilakukan para pihak terkait dibantu KP2C dan masyarakat sekitar. Namun hasilnya tidak efektif karena sampah bambu kembali dan selalu kembali menyumbat Bendung Koja.

Melihat solusi belum terurai dengan baik, KP2C meminta wali kota Bekasi, bupati Bogor dan wali kota Depok turun langsung mengatasi persoalan ini. "Tanpa intervensi langsung beliau-beliau, kami tidak yakin persoalan sampah bambu ini akan menemui jalan keluar," tutur Puarman.
"Ataukah menunggu bencana banjir terjadi dulu, baru ramai-ramai ditangani secara serius," tambahnya.
Dia juga menginformasikan Bupati Bogor, Ade Yasin, pernah menerbitkan Surat Bupati No.658.1/905/DLH pada Januari 2019 tentang larangan membuang sampah potongan bambu dan rumah tangga ke sungai Cikeas. Surat ini ditujukan kepada Camat Cileungsi, Gunung Putri, Citeureup dan Cibinong. "Namun surat ini belum berjalan efektif," ucapnya.
Selain duduk bersama satu meja, KP2C juga menyorongkan saran perlunya dilakukan sosialisasi dan surat peringatan kepada pelaku usaha dan masyarakat sepanjang aliran sungai Cikeas agar merawat pohon bambu di wilayahnya dengan baik.