Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!
Advertisement . Scroll to see content

WHO: Hindari Konsumsi Ibuprofen untuk Obati Gejala Virus Korona, Paracetamol Boleh

Rabu, 18 Maret 2020 - 08:03:00 WIB
WHO: Hindari Konsumsi Ibuprofen untuk Obati Gejala Virus Korona, Paracetamol Boleh
Obat-obatan penghilang rasa sakit atau yang termasuk golongan Ibuprofen, atau obat anti-inflamasi. (FOTO: JACK GUEZ / AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menyebut, "Jika ibuprofen diresepkan oleh para profesional kesehatan, maka, tentu saja, itu (penggunaan obat itu) terserah mereka."

Komentarnya ini muncul setelah Veran mengirim cuitan yang memperingatkan bahwa penggunaan ibuprofen dan obat anti-inflamasi serupa bisa menjadi faktor yang memberatkan pada pasien infeksi virus korona.

"Dalam kasus demam, minum paracetamol," tulisnya.

Menteri Prancis itu menekankan, pasien yang sudah dirawat dengan obat anti-inflamasi harus meminta nasihat dari dokter mereka.

Paracetamol harus diminum sesuai dengan dosis yang disarankan, karena terlalu banyak dapat merusak hati (liver).

Pandemi virus korona, yang menginfeksi sekitar 190.000 orang di seluruh dunia dan membunuh lebih dari 7.800, menyebabkan gejala ringan pada kebanyakan orang, tetapi dapat memicu pneumonia dan dalam beberapa kasus penyakit parah yang bisa menyebabkan kegagalan organ komplikasi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut