Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Ingin Italia Gantikan Iran di Piala Dunia, untuk Perbaiki Hubungan Trump-PM Meloni?
Advertisement . Scroll to see content

Selat Hormuz Penuh Ranjau, Harga Minyak Bakal Naik sampai Akhir Tahun

Kamis, 23 April 2026 - 09:42:00 WIB
Selat Hormuz Penuh Ranjau, Harga Minyak Bakal Naik sampai Akhir Tahun
Bayang-bayang lonjakan harga energi global kian nyata setelah Selat Hormuz dilaporkan telah dipenuhi ranjau laut (Foto: Media Sosial)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Bayang-bayang lonjakan harga energi global kian nyata setelah Selat Hormuz dilaporkan dipenuhi ranjau laut. Kondisi ini diperkirakan akan terus mendorong kenaikan harga minyak dunia, bahkan berpotensi berlangsung hingga akhir tahun.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon), dalam laporannya kepada Kongres, seperti dilaporkan surat kabar The Washington Post, Rabu (22/4/2026), melaporkan pembersihan ranjau di jalur vital tersebut bisa memakan waktu hingga 6 bulan. Artinya, gangguan terhadap lalu lintas kapal tanker minyak tidak akan selesai dalam waktu dekat, sehingga tekanan terhadap harga energi global sulit dihindari.

Lebih mengkhawatirkan lagi, proses pembersihan ranjau baru bisa dilakukan secara efektif setelah konflik antara AS dan Iran benar-benar berakhir. Artinya, perhitungan kenaikan harga minyak sampai akhir tahun tersebut menggunakan asumsi perang berakhir dalam waktu dekat ini.

Selama ketegangan masih berlangsung, risiko terhadap keamanan jalur pelayaran utama dunia itu tetap tinggi.

Laporan surat kabar The Washington Post menyebut, Iran diduga menempatkan sedikitnya 20 ranjau di dalam dan sekitar jalur utama Selat Hormuz. Beberapa ranjau bahkan dipasang dari jarak jauh menggunakan teknologi GPS, membuat proses pendeteksian dan penjinakan menjadi jauh lebih rumit.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut